Featured Post
SURAT DARI IWAN UNTUK TUHAN

IWAN adalah seorang preman yang baru insyaf. Ingin berusaha jujur dan ingin mengenal Tuhan. Ketika sedang merintis kehidupan baru yang lu...

Tampilkan postingan dengan label Self Healing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Self Healing. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Agustus 2016

Antara Sakti dan Sakit

Assalamualaikum wr.wb

Di zaman dikatakan milenium ini, yang sesungguhnya telah beberapa kali terjadi peradaban "lebih milenium" berganti kemudian tenggelam dan muncul lagi berulang ulang. Namun pada hakikatnya kehidupan manusia adalah sama, sebagai pemimpin diatas bumi. Maknanya adalah untuk mengolah dan memanfaatkan semua sumber daya alam di bumi untuk kebaikan seluruh umat manusia.


Sedikit sekali catatan sejarah mengenai peradaban masa lalu yang hebat yang di ketahui oleh khalayak sekarang ini bahkan mungkin telah dihancurkan atau dihilangkan. Beberapa barangkali ada dari nubuwah atau cerita dari kitab suci mengenai keadaan peradaban masa lalu disertai misi suci para utusan (nabi / rosul) ditengah umat mereka. Sehingga apa yang dikatakan mukjizat atau karomah orang orang suci tergambarkan diluar batas tanggap otak kita sekarang ini. Apa sebab?.  Ujung ujungnya karena sebab kekuasaan Tuhan.

Di zaman sekarang apakah ada orang yang memiliki karomah atau kemampuan yang mukjijat?.  Tentu ada, hanya saja orang orang seperti itu tidak pernah menunjukan diri di muka umum. Kalaupun ada barangkali adalah penampilan para pesulap dan ahli mentalist seperti muncul di media media. Kesimpulannya yang membedakannya adalah kemampuannya diperoleh dari mana. Cara berlatih, Instan atau memang pemberian Tuhan atau dari cara setan.

Bila diantara Anda ada yang memiliki kelebihan dari Tuhan, maka syukurilah agar tidak menjadikan Anda mengaku "sakti" sehingga malah menjadi kutukan dari Tuhan. Bila dilatih maka pergunakan untuk kebaikan semua orang. Adapun bila Anda memperolehnya dari setan, maka segeralah bertobat karena tidak akan ada manfaatnya bagi Anda dan akan menjadi sengsara di akhirat kelak. Wallahualam

Bagi saya dan diantara Anda yang berada pada garis normal normal aja, mungkin menjadi orang "SAKTI" adalah angan angan / khayalan akan tetapi bila sewaktu waktu menderita "SAKIT" itu adalah kenyataan. :)

Kelelahan fisik, mental dan pikiran akan menyebabkan jatuhnya diri menjadi sakit. Bisa sakit fisik atau bisa pula fisikis. Sakit fisik bisa berusaha dengan istirahat yang cukup, minum vitamin dan obat, akan tetapi bila sakit karena pikiran barangkali akan lama prosesnya, hanya satu jalan yang bisa membantu yaitu dengan berserah diri kepada Tuhan. Tiada daya dan upaya selain karena kekuasaan Tuhan.

Lantas kalau sakit hati masuk kemana ya?. kalau secara fisik namanya sakit liver :), namun secara fisikis tetap termasuk karena pikiran juga yang mengendap. Berikhtiar dan berdoa adalah upaya diri sebelum berpasrah diri kepada Tuhan.

Mengharapkan kesaktian yang bila Tuhan tidak berikan malah membuat diri berputus asa, padahal sesungguhnya kesaktian yang sejati adalah pengendalian diri dari hawa nafsu. Namun bila suatu saat Tuhan berikan hidayah dan karomah karena saking sayangnya Tuhan kepada kita dengan memberi amanah, maka syukurilah dan pergunakan untuk kebaikan ke semua orang.
Wallahualam. 

Semoga Anda Sehat Semuanya.
Misi selanjutnya...

Jumat, 29 April 2016

Tips Cara Membangun Kepercayaan Diri



Rasa percaya diri, yang merupakan kombinasi antara keyakinan akan kemampuan diri sendiri dan rasa menghargai diri sendiri, adalah aspek yang sangat penting dalam kehidupan seorang manusia. 


Keyakinan akan kemampuan diri sendiri atau keyakinan di dalam diri adalah perasaan seseorang bahwa ia mampu melakukan tugas-tugasnya atau mencapai tujuan dalam kehidupannya. 

Rasa menghargai diri sendiri sebenarnya mempunyai pengertian yang sama tetapi perasaan ini lebih berhubungan dengan keyakinan bahwa kita pada dasarnya memiliki kemampuan dalam hal apa pun yang kita lakukan dan kita layak merasa bahagia dalam menjalani hidup kita. Seseorang yang memiliki rasa percaya diri biasanya akan menyukai dirinya sendiri, mau mengambil risiko untuk mencapai tujuan pribadi dan profesinya, dan selalu berpikir positif tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari. Namun seseorang yang tidak memiliki rasa percaya diri, biasanya akan merasa kurang mampu mencapai tujuannya dan cenderung memandang dirinya sendiri dan apa yang ingin ia dapatkan dalam hidupnya secara negatif. 

Kabar baiknya, rasa percaya diri ini bisa Anda ciptakan sendiri. Bagaimana caranya akan diuraikan satu per satu dibawah ini :

Membangun Kepercayaan diri dengan Menanamkan Sikap yang Baik

1. Mengenali pikiran-pikiran negatif Anda.

Pikiran-pikiran negatif Anda mungkin akan mengatakan: "Aku tidak bisa melakukannya," "Aku pasti gagal", "tidak ada orang yang mau mendengarkan apa yang ingin aku katakan." Suara-suara dari dalam diri Anda ini hanya akan membuat Anda merasa pesimis dan tidak ada gunanya didengarkan sebab suara-suara tadi akan menghalangi Anda untuk memiliki harga diri yang tinggi dan rasa percaya diri yang besar.Perlunya mengenali pikiran negatif adalah agar Anda tidak terus menerus mempertahankannya; membuat Anda lebih menyadari diri Anda sehingga Anda bisa berpikir lebih positif tentang diri Anda sendiri.

2. Hilangkan semua pikiran negatif dan gantilah dengan pikiran positif.

Jika Anda menyadari adanya pikiran negatif, alihkan ke pikiran yang positif. Anda bisa menggunakan afirmasi positif untuk melakukannya, seperti "Aku akan mencobanya," "Aku bisa berhasil jika aku mau berusaha," atau "orang-orang pasti mau mendengarkan aku." Mulailah dengan memikirkan beberapa pikiran positif dalam sehari.Ubahlah pikiran negatif Anda menjadi pikiran positif yang saling berkaitan dengan “menyesuaikan” cara Anda berpikir. Misalnya, ubahlah pikiran Anda yang mengatakan “Aku gemuk” menjadi “Aku mempunyai lekukan tubuh yang indah dan aku akan berusaha menjalani gaya hidup yang lebih sehat.”

3. Jangan biarkan pikiran negatif muncul lebih sering dibandingkan pikiran positif. 

Pada akhirnya, pikiran positif Anda harus dibiarkan lebih banyak mengisi “pemikiran” Anda dibandingkan pikiran negatif. Semakin sering Anda melawan pikiran negatif Anda sendiri dengan pikiran positif, Anda akan semakin terbiasa melakukannya.

4. Mempertahankan adanya jaringan pendukung yang positif.

Hubungilah orang-orang yang dekat dengan Anda, mungkin mereka adalah keluarga atau teman-teman Anda, untuk menjaga agar Anda tetap bersemangat. Selain itu, jauhilah orang-orang atau hal-hal yang membuat Anda merasa buruk.

Seseorang yang Anda sebut teman bisa saja membuat Anda merasa sangat buruk jika mereka terus menerus mengatakan hal-hal yang negatif atau selalu mengritik Anda. Bahkan anggota keluarga yang sebenarnya berniat baik tetapi terus berusaha mempengaruhi Anda dengan pendapat mereka tentang apa yang “harus” Anda lakukan bisa menghilangkan rasa percaya diri Anda.Pada saat Anda membangun sikap positif dan berusaha mencapai tujuan Anda, orang-orang yang negatif ini akan semakin jelas terlihat. 

Sebisa mungkin batasilah kontak Anda dengan mereka pada saat Anda berusaha membangun rasa percaya diri Anda. Pikirkan siapa saja orang-orang yang ada dalam kehidupan Anda yang benar-benar bisa membuat Anda merasa hebat. Buatlah rencana untuk berkumpul dengan orang-orang yang selalu mendukung dan menyemangati Anda.

5. Menghilangkan hal-hal dari luar yang mengingatkan Anda kepada sisi negatif di dalam diri Anda.

Jangan biarkan diri Anda berada di dalam situasi yang bisa membuat Anda kembali merasa buruk tentang diri sendiri. Mungkin hal ini mengingatkan Anda tentang masa lalu Anda, pakaian yang sudah tidak pas lagi, tempat-tempat yang tidak sesuai dengan tujuan baru Anda untuk memiliki kepercayaan diri. Meskipun Anda mungkin tidak selalu bisa terbebas dari hal-hal negatif dalam kehidupan Anda, tentu saja Anda bisa berpikir tentang cara untuk menyelesaikan masalah Anda. Ini akan menjadi cara yang baik untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda.

Duduklah sejenak dan renungkan hal-hal apa saja yang sudah membuat Anda kecewa, mungkin ada seorang teman yang jahat, karir yang tidak Anda pedulikan, atau situasi yang tidak bisa Anda terima dalam kehidupan Anda.

6. Kenali bakat-bakat Anda. 

Setiap orang mempunyai kemampuan yang baik dalam hal tertentu, jadi berusahalah menemukan apa yang mampu Anda lakukan dengan baik, lalu berfokuslah pada bakat Anda. 

Anda boleh merasa bangga dengan kemampuan Anda. Ekspresikan diri Anda, bisa melalui seni, musik, menulis, atau menari. Temukan apa yang Anda sukai lalu kembangkan bakat yang sesuai dengan minat Anda. Mengembangkan berbagai minat dan bakat dalam kehidupan Anda tidak hanya membuat Anda lebih percaya diri, tetapi bisa juga memperbesar peluang Anda untuk bertemu teman-teman yang cocok. 

Melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat tidak hanya bisa memberikan efek yang menyembuhkan, tetapi juga akan membuat Anda merasa unik dan berhasil, dan semua ini bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda.

7. Merasa bangga kepada diri sendiri. 

Tidak hanya harus merasa bangga dengan bakat atau keahlian Anda, tetapi Anda juga harus memperhatikan hal-hal yang membuat kepribadian Anda menjadi hebat. Bisa saja rasa humor Anda, rasa kasih sayang Anda, keahlian Anda dalam mendengarkan, atau kemampuan Anda untuk menghadapi stres. Anda mungkin tidak melihat bahwa ada hal-hal yang layak dikagumi dalam kepribadian Anda, tetapi jika Anda menggalinya lebih dalam, Anda akan menyadari bahwa Anda punya begitu banyak sifat yang pantas untuk dikagumi. Fokuskan perhatian Anda pada hal-hal ini dengan mencatatnya.

8. Terimalah pujian dengan senang hati. 

Orang-orang yang merasa rendah diri biasanya sangat sulit menerima pujian; mereka menganggap bahwa orang memuji mereka mungkin membuat kesalahan atau sedang berbohong. Jika Anda menyadari bahwa Anda menanggapi pujian dengan rasa tidak percaya dan mengatakan, "Ah, apa betul," atau sambil mengangkat bahu, Anda harus mengubah cara Anda menanggapi pujian. Terimalah dengan tulus dan berikan tanggapan yang positif. Dengan engucapkan “terima kasih” dan tersenyum adalah cara yang paling tepat.

Buatlah agar orang yang memberikan pujian merasa bahwa Anda benar-benar menghargainya, dan bisa melihat bahwa Anda sungguh-sungguh menerimanya dengan tulus. Anda bisa menambahkan pujian ini ke dalam daftar sifat-sifat positif dari diri Anda dan menggunakannya untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda.

9. Bercermin dan tersenyum. 

Penelitian tentang apa yang disebut dengan "teori umpan balik wajah" mengungkapkan bahwa ekspresi wajah Anda sebenarnya bisa mempengaruhi otak Anda untuk membentuk atau memperkuat emosi tertentu. Jadi dengan bercermin dan tersenyum setiap hari, Anda bisa merasa lebih bahagia dengan diri Anda sendiri dan menjadi lebih percaya diri di kemudian hari. 

Cara ini juga bisa membuat Anda lebih suka dengan penampilan Anda, dan bisa menerima diri Anda apa adanya. Orang lain juga akan menanggapi Anda dengan baik jika Anda tersenyum kepada mereka, jadi selain membuat Anda lebih bahagia, Anda juga bisa meningkatkan kepercayaan diri melalui umpan baik yang Anda dapatkan dari orang lain.

Membangun Kepercayaan diri dengan Mengendalikan Emosi

1. Tetap merasa nyaman menghadapi rasa takut.

Mungkin Anda beranggapan bahwa orang-orang yang percaya diri tidak pernah merasa takut. Sama sekali tidak benar; ini hanya karena orang-orang yang percaya diri tidak pernah membiarkan ketakutan yang mereka rasakan menghentikan mereka untuk bertindak. 

Pada waktu Anda merasa takut, akuilah perasaan ini, lalu bertanyalah kepada diri sendiri apakah Anda mau jika ketakutan ini menghalangi jalan untuk mencapai tujuan Anda. Jika Anda menjadi semakin percaya diri, Anda tidak akan bisa lagi dilumpuhkan oleh rasa takut. 

Sebagai contoh, rasa takut bisa menghentikan keinginan Anda untuk bertanya tentang kenaikan gaji di tempat kerja Anda. Pikirkan apa yang menyebabkan Anda merasa takut: Apakah nanti akan dibahas tentang hal-hal yang buruk dalam pekerjaan Anda? Apakah Anda akan kehilangan pekerjaan atau terlihat tidak tahu bersyukur jika Anda meminta kenaikan gaji? Lalu pikirkan apa yang ingin Anda dapatkan: Anda bisa mendapat uang lebih banyak sehingga Anda bisa hidup lebih nyaman. Anda merasa yakin bahwa Anda akan bisa bekerja dengan baik. 

Bayangkan skenario yang paling buruk: Apakah Anda akan kehilangan pekerjaan? Sepertinya ini sangat tidak mungkin. Apakah mereka akan mengatakan tidak? Mungkin saja, tetapi Anda tidak akan kehilangan apa-apa jika ini benar-benar terjadi, dan Anda tetap bisa mengatasi ketakutan Anda dengan segera bertanya tentang hal ini.  Atasilah rasa takut dan bertindak. Setelah Anda mengakui dan membayangkan ketakutan Anda, ambillah tindakan. Tanyakan kenaikan gaji Anda, dan Anda akan merasa dihargai karena bisa mengatasi ketakutan ini.

2. Bersabar dengan diri sendiri.

Kadang-kadang Anda harus mundur dulu agar bisa maju lagi. Rasa percaya diri tidak bisa dimiliki hanya dalam semalam.  Anda mungkin sudah mencoba hal yang baru tetapi tidak berhasil. Cobalah memahami pelajaran dari pengalaman ini jika Anda bisa. 

Tidak tercapainya tujuan Anda pada saat Anda baru pertama kali melakukannya adalah peluang untuk lebih banyak memahami diri Anda sendiri. Rasa percaya diri harus dipelihara dan dikembangkan, sedikit demi sedikit.

3. Berusaha menjaga keseimbangan. 

Seperti hal-hal yang lainnya dalam kehidupan, membangun rasa percaya diri adalah menjaga keseimbangan. Rendahnya kepercayaan diri bisa menghambat Anda dalam mencapai tujuan Anda dan membuat Anda tidak bisa menerima diri Anda sendiri. 

Orang-orang yang terlalu percaya diri sering mengalami masalah yang sama, sebab mereka menyepelekan waktu dan usaha yang diperlukan untuk mencapai tujuan mereka.

4. Berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain. 

Jika Anda ingin meningkatkan kepercayaan diri Anda, fokuskanlah perhatian Anda pada usaha untuk memperbaiki kehidupan Anda, dan bukannya berusaha agar kehidupan Anda menjadi lebih mirip dengan kehidupan teman baik Anda, kakak laki-laki Anda yang paling besar, atau para selebriti yang Anda lihat di televisi. 

Jika Anda ingin meningkatkan rasa percaya diri, Anda harus mengerti bahwa selalu ada seseorang yang lebih cantik, lebih cerdas, dan lebih kaya daripada Anda, dan akan selalu ada orang kurang menarik, kurang pintar, dan kurang berada jika dibandingkan dengan Anda; semua ini tidak ada relevansinya, yang relevan hanyalah mempedulikan betapa pentingnya semua tujuan dan mimpi Anda. 

Mungkin Anda kurang percaya diri karena Anda meyakini bahwa orang lain selalu lebih baik daripada Anda. Namun pada akhirnya, yang penting apakah Anda merasa bahagia dengan ukuran Anda sendiri. 

Jika Anda belum memahami apa maksudnya, sudah waktunya Anda mencari tahu tentang hal ini sebelum Anda melanjutkan. Selain itu, hasil penelitian menemukan fakta bahwa kegiatan di media sosial sering membuat orang-orang membandingkan dirinya dengan orang lain. Ini karena orang-orang cenderung hanya memperlihatkan kehebatan mereka dan bukannya kenyataan hidup mereka sehari-hari, dan ini akan membuat kehidupan mereka terlihat lebih baik daripada kehidupan Anda sendiri. Ini semua hanya kelihatannya, bukan yang sebenarnya!


Setiap orang pasti mengalami pasang surut dalam kehidupan mereka.

5. Mengenali apa yang membuat Anda merasa tidak aman. 

Apa yang dikatakan oleh suara-suara di balik pikiran Anda? Apa yang membuat Anda merasa tidak nyaman atau malu kepada diri sendiri? Ini mungkin disebabkan olehjerawat, atau rasa penyesalan, teman-teman di sekolah, karena pengalaman yang traumatis atau negatif. 

Apa pun yang membuat Anda merasa tidak layak, malu, atau minder, kenalilah, berikan nama, dan tulislah. Anda boleh saja menangis atau membakar sobekan-sobekan kertas ini agar Anda bisa merasa positif setelahnya. 

Latihan ini bukan untuk membuat Anda sedih tetapi untuk membuat Anda memahami masalah yang sedang Anda hadapi dan membuat Anda mampu mengatasinya.

6. Bangkit dari kesalahan Anda.

Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna. Bahkan orang yang paling percaya diri juga tetap memiliki perasaan tidak aman. Pada saat-saat tertentu dalam kehidupan kita, mungkin kita akan merasa kekurangan sesuatu. Ini adalah kenyataan. Pahamilah bahwa perjalanan hidup ini selalu penuh dengan masalah. Dan seringkali perasaan tidak aman ini bisa datang dan pergi, tergantung siapa kita, dengan siapa kita, suasana kita pada saat itu, atau bagaimana kita merasakannya. 

Dengan kata lain, keadaan ini tidak tetap. Jika Anda melakukan kesalahan, yang terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengakuinya, meminta maaf, dan menyusun rencana agar kesalahan ini tidak terulang lagi di kemudian hari. 

Jangan biarkan kesalahan seseorang membuat Anda menganggap bahwa Anda tidak bisa lagi memiliki apa yang Anda butuhkan untuk meraih mimpi-mimpi Anda. Mungkin Anda bukanlah teman pria yang baik dan hubungan Anda yang terakhir mengalami kegagalan. Ini tidak berarti bahwa Anda tidak bisa mengubah tindakan Anda dan mendapatkan kekasih lagi di kemudian hari.

7. Tidak perlu menjadi seorang yang perfeksionis.

Perfeksionisme bisa melumpuhkan Anda dan mencegah Anda mencapai tujuan Anda. Jika Anda merasa bahwa segalanya harus dilakukan dengan sempurna, Anda tidak akan pernah bisa merasa benar-benar bahagia dengan diri sendiri atau lingkungan Anda. 

Sebagai gantinya, berusahalah untuk merasa bangga karena Anda berhasil melakukan pekerjaan dengan baik dan bukannya menuntut agar segalanya harus sepenuhnya sempurna. Jika Anda mempunyai pola pikir seorang perfeksionis, Anda hanya akan menjadi seorang yang percaya diri dengan versi menurut Anda sendiri.

8. Belajar bersyukur.

Seringkali akar dari perasaan tidak aman dan kurang percaya diri adalah perasaan tidak tercukupinya sesuatu, mungkin penerimaan emosi, hal-hal yang berbentuk materi, keberuntungan, atau uang. Dengan mengakui dan menghargai apa yangsudah Anda miliki, Anda bisa menaklukkan perasaan kekurangan dan ketidakpuasan. 

Menemukan kedamaian batin yang menyertai ucapan syukur yang tulus akan membawa kebaikan bagi kepercayaan diri Anda. 

Sediakan waktu untuk duduk dan merenungkan semua yang telah Anda alami, mulai dari teman-teman baik Anda sampai kesehatan Anda. 

Duduklah dan buatlah daftar hal-hal yang Anda syukuri, tulislah semua hal yang bisa membuat Anda merasa berterima kasih. Tulislah dan tambahkan daftar Anda paling tidak sekali dalam seminggu agar kerangka berpikir Anda menjadi lebih positif dan membuat Anda lebih kuat.

Membentuk kepercayaan diri dengan Mempedulikan Diri Sendiri

1. Peduli pada diri Anda sendiri.

Ada banyak cara mudah untuk melakukan hal ini, misalnya mendandani diri sendiri dengan mandi secara teratur, menyikat gigi dan membersihkannya dengan benang gigi, makan makanan yang enak dan sehat. Anda juga perlu menyediakan waktu untuk diri sendiri, bahkan jika Anda sedang sibuk atau ada seseorang yang memonopoli sebagian besar waktu Anda.

Mungkin kelihatannya tidak seperti itu, tetapi jika Anda peduli pada kebutuhan utama Anda, Anda sedang mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda layak mendapatkan waktu dan perhatian yang dibutuhkan untuk mempedulikan diri Anda sendiri. Jika Anda bisa mempercayai diri sendiri, Anda akan bisa meningkatkan kepercayaan diri Anda.

2. Berikan perhatian pada penampilan Anda.

Anda tidak harus terlihat seperti Brad Pitt dulu untuk mulai membangun kepercayaan diri Anda. Jika Anda ingin merasa lebih baik tentang diri Anda dan penampilan Anda, berikan perhatian untuk diri Anda dengan mandi setiap hari, menyikat gigi, memakai pakaian yang ukurannya cocok dengan tubuh Anda, dan pastikan bahwa Anda sudah menyediakan waktu untuk memperhatikan penampilan Anda. Ini tidak berarti bahwa Anda akan menjadi lebih percaya diri dengan penampilan atau gaya yang berlebihan, tetapi dengan berusaha memperhatikan penampilan, Anda memperlihatkan bahwa Anda memang layak untuk diperhatikan.

3. Berolahraga teratur. 

Salah satu cara untuk mempedulikan diri sendiri adalah dengan berolahraga. Buat Anda, ini bisa berarti jalan cepat. Buat orang lain, ini bisa berarti naik sepeda sejauh 75 km. Mulailah melakukan apa yang Anda bisa. Olahraga tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit.Banyak penelitian yang membuktikan bahwa olahraga sangat penting untuk membentuk cara pandang yang positif tentang kehidupan, dan sikap positif yang berperan dalam membangun rasa percaya diri. 

4. Mencukupi kebutuhan tidur.

Tidur pulas selama 7-9 jam setiap malam akan membuat Anda terlihat dan merasa lebih baik. Anda juga akan memiliki sikap yang lebih positif dan lebih berenergi. Tidur yang cukup juga akan membuat Anda mampu mengendalikan emosi Anda dan menghadapi stres dengan lebih efektif. 

Membangun Kepercayaan diri dengan Menentukan Tujuan dan Mengambil Risiko

1. Tentukan tujuan yang kecil dan dapat dicapai. 

Seringkali orang-orang menentukan tujuan yang tidak realistis dan tidak dapat dicapai, dan juga merasa terbeban dengan tantangan yang harus dihadapi atau malah tidak pernah memulainya sama sekali. 

Sesuaikan secara bertahap tujuan kecil Anda menjadi tujuan yang lebih besar yang bisa dicapai.Bayangkan Anda ingin ikut lari maraton, tetapi Anda merasa khawatir tidak akan bisa mencapai tujuan ini. Jangan langsung berlatih lari sejauh 40 km pada hari pertama. Mulailah sesuai kemampuan Anda. Jika Anda belum pernah menjadi pelari, cobalah tentukan tujuan untuk berlatih lari sejauh 1,5 km dulu. Jika Anda sudah bisa berlari sejauh 7,5 km dengan mudah, coba tambahkan jaraknya menjadi 9 km. 

Sebagai contoh lain, jika Anda mempunyai meja yang berantakan, mungkin akan sangat membebani jika Anda harus memikirkan untuk merapikan seluruh meja sekaligus. Mulailah dengan memindahkan buku-buku dan tempatkan lagi di rak buku. Bahkan hanya dengan menumpuk kertas-kertasnya dengan rapi untuk dipilih lagi lain waktu sudah merupakan kemajuan dalam mencapai tujuan untuk merapikan meja Anda.

2. Menerima apa yang belum dimengerti. 

Orang-orang yang kurang percaya diri merasa khawatir bahwa mereka tidak akan pernah berhasil dalam situasi yang tidak dapat diramalkan. Tidak apa-apa, mungkin sudah saatnya Anda harus berhenti meragukan diri sendiri dan cobalah sesuatu yang benar-benar baru, belum Anda mengerti, dan berbeda. 

Apakah Anda ingin melakukan perjalanan ke suatu negara yang belum pernah Anda kunjungi bersama teman-teman atau membiarkan sepupu Anda membuat Anda kecewa karena tidak memenuhi janjinya, terbiasa menerima apa yang belum Anda mengerti akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan bisa mengendalikan nasib Anda atau, malahan Anda merasa lebih baik karena tidak perlu mengendalikan. Jika Anda tetap merasa bisa berhasil bahkan jika Anda berada di dalam situasi yang tidak bisa Anda antisipasi, keyakinan Anda akan semakin tinggi.

Sering-seringlah berkumpul dengan orang-orang yang suka berpetualang dan bersikap spontan. Ini akan membuat Anda segera menyadari bahwa Anda ternyata bisa melakukan sesuatu yang tidak pernah Anda harapkan dan Anda merasa lebih baik.

3. Mengatasi apa yang Anda anggap sebagai kelemahan.

Mungkin ada beberapa hal yang tidak Anda sukai dari diri Anda yang tidak bisa lagi Anda ubah, seperti tinggi badan Anda atau tekstur rambut Anda. Akan tetapi ada banyak hal yang selama ini Anda lihat sebagai kelemahan yang sebenarnya bisa Anda atasi dengan sedikit usaha dan kerja keras.Jika Anda ingin menjadi orang yang lebih mudah bergaul atau menjadi lebih baik di sekolah, Anda bisa membuat rencana dan mulai melaksanakannya. 

Mungkin Anda akan menjadi anak yang paling mudah bergaul di sekolah atau pada acara pidato perpisahan kelas, Anda bisa berhasil membangun kepercayaan diri Anda dengan membuat rencana untuk mulai mengubah diri menjadi lebih baik. Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Jangan berusaha mengubah semuanya sekaligus. Ubahlah satu atau dua aspek dari diri Anda yang ingin Anda ubah, dan mulailah dari sini. 

Membuat catatan harian yang bisa menggambarkan kemajuan Anda dalam mencapai tujuan Anda akan membawa perbedaan besar. Catatan ini bisa membantu Anda melihat seberapa baiknya rencana Anda berjalan, dan bisa membuat Anda merasa bangga atas apa yang sudah Anda lakukan.

4. Membantu orang lain. 

Jika Anda tahu bahwa Anda adalah seorang yang baik kepada orang-orang di sekitar Anda, dan ingin membuat perubahan yang positif dalam kehidupan orang lain (bahkan jika hanya dengan bersikap lebih baik kepada orang yang membuatkan Anda kopi di pagi hari), Anda akan mengetahui bahwa Anda adalah sebuah kekuatan positif di dunia ini yang akan meningkatkan rasa percaya diri Anda. 

Temukanlah cara untuk membantu orang lain sebagai bagian dari rutinitas mingguan Anda, mungkin dengan menjadi relawan di perpustakaan setempat atau membantu adik perempuan Anda yang masih kecil belajar membaca. 

Memberikan bantuan tidak hanya berguna bagi orang lain, tetapi juga membangun rasa percaya diri Anda sebab Anda akan mengetahui bahwa ada banyak hal yang bisa Anda berikan untuk orang lain.

Pada akhirnya bagi Anda untuk jangan takut melakukan sesuatu yang melampaui batasan kemampuan fisik atau mental Anda. Tekanan ini akan membuat Anda bisa melihat betapa mudahnya mencapai sesuatu hal dan dengan demikian bisa mengasah keahlian Anda. Keluarlah dari zona nyaman Anda. 

Anda bisa meningkatkan kepercayaan diri dengan dosis ekstra untuk diri Anda sendiri menggunakan Tehnik "Best of Me" untuk menghipnosis diri sendiri agar Anda sudah bisa merasakan sebelumnya seperti apa rasanya berhasil mencapai tujuan jangka panjang, dan dengan demikian bisa juga mengurangi stres. 

Jangan terkurung oleh kesalahan Anda dan terus hidup dalam pandangan negatif. Kondisi seperti ini bisa sangat bertentangan dengan keinginan baik Anda atau bahkan menjadi sesuatu hal yang harus terus menerus diperbaiki. Tidak ada yang bisa terasa baik dalam apa yang benar-benar buruk pada diri Anda.

Semoga bermanfaat.
________________________________

Sumber : 
www.mindtools.com
www.psychologytoday.com
www.lifehack.org
www.healthland.time.com
www.zenhabits.net

Kamis, 29 Oktober 2015

TUHAN DALAM GEN KITA : GENETIC MIND

Gen

Kemajuan-kemajuan terbaru dalam bidang genetika yang tengah berkembang dengan pesat telah menarik perhatian dunia. Pengembangan sayuran dan buah-buahan yeng tengah dimodifikasi secara genetik telah menimbulkan keresahan mengenai apakah makanan tersebut aman untuk di konsumsi atau tidak. Sementara kelahiran seekor domba dan mamalia lain hasil kloning telah memicu kontroversi mengenai kemungkinan adanya kloning manusia yang identik.

Kita semua memiliki bayangan tentang apa yang dimaksud dengan “gen”, namun nyatanya kita sama sekali tidak tahu banyak mengenainya. Hingga beberapa dekade yang lalu, istilah faktor keturunan (hereditas) hampir sama artinya dengan nasib atau takdir. Karakteristik yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dianggap tidak dapat diubah. Pernyataan-pernyataan seperti “Memang sudah keturunan; engkau tidak bisa berbuat apa-apa lagi.”. Mengungkapkan betapa sia-sia berjuang melawan hal yang tidak dapat terhindarkan lagi. Contohnya, orang biasanya berasumsi bahwa seorang anak yang lahir dari orang tua yang berbakat dalam musik akan diberkahi dengan kemampuan bermusik, sementara seorang anak yang lahir dari orang tua penderita diabetes memiliki resiko yang jauh lebih tinggi akan mengidap penyakit tersebut. Sama halnya, selama ini dipercayai bahwa anak-anak yang orang tuanya mengalami kegemukan akan mengalami obesitas dan anak-anak yang orang tuanya mengidap kanker mungkin juga akan meninggal karena kanker. Hal-hal seperti biasanya masih dianggap sebagai takdir.

Tentu saja, kemampuan dapat dianggap dikembangkan dengan usaha yang gigih dan efek dari gen-gen yang tidak diinginkan dapat ditekan dengan kontrol yang ketat. Tetapi selaluaja sulit berdebat dengan seseorang yang bersikeras bahwa suatu ciri adalah “diturunkan”, terlepas dari apakah tersebut baik atau buruk. Namun, penelitian genetika baru baru ini telah menghasilkan penemuan yang luar biasa. Karena ilmu genetika mempelajari kehidupan, setiap penemuan baru tentunya luar biasa, namun yang satu ini terkait langsung dengan Anda. Eksperimen-eksperimen yang dilaksanakan oleh saya (Kazuo Murakami-pen) maupun ilmuwan ilmuwan lain menunjukan bahwa lingkungan dan faktor-faktor eksternal lainnya sesungguhnya dapat mengubah cara kkerja gen kita. Lebih tepatnya, kita sekarang tahu bahwa gen-gen yang dorman (tak aktif) dapat diaktifkan.

Jika berbicara mengenai lingkungan atau stimulus eksternal, orang-orang biasanya memikirkannya dari segi materi, namun saya juga akan mengikutsertakan segi psikologis. Efek dari stimulus-stimulus psikologis atau trauma pada gen kita , -dengan kata lain hubungan antara gen dan pikiran kita- telah mulai mendapatkan perhatian di masa yang akan datang.

Bermacam macam fenomena di sekelling kita telah menunjukan adanya hubungan tersebut. Contohnya, suatu hal yang sangat hebat dapat mengubah rambut seseorang menjadi putih dalam sehari saja. Sebaliknya, seorang pasien pengidap kanker mematikan yang divonis hanya dapat hidup selama beberapa bulan mungkin hidup selama enam bulan, satu tahun, atau bahkan bertahun-tahun lebih lama lagi. Seseorang yang tidak pernah menghisap rokok pun dalam hidupnya mungkin mengidap kanker paru-paru, sementara seorang yang lain yang merokok seratus batang setiap harinya mungkin tetap sangat sehat. Walaupun mengkonsumsi terlalu banyak garam biasanya akan menyebabkan hipertensi, seorang pencinta makanan asin mungkin memiliki tekanan darah yang normal.

Kita juga tahu bahwa dalam kondisi ekstrem, seseorang dapat memunculkan kekuatan super atau bahwa jatuh cinta dapat mengubah seorang pelajar tak berprestasi menjadi seorang pekerja keras yang tiba-tiba menonjol prestasi belajarnya. Hal-hal yang seperti ini terjadi setiap saat, dan orang-orang telah menemukan banyak alasan untuk menjelaskannya. Sebenarnya, segala fenomena ini terkait lansung dengan cara kerja gen kita, dan hasil akhirnya dapat berubah tergantung dari sikap yang dimiliki setiap individu.

Kita dapat melhat potensi ini di sekeliling kita, walaupun mungkin kita tidak dapat mengenalinya yaitu kekuatan daya pikir yang tengah bekerja. Contohnya, kita tahu bahwa keadaan kanker dapat berubah tergantung dari apakah sang pasien berpikir, “Aku akan membaik”  dan memusatkan seluruh energinya pada kepercayaan ini, atau apakah sang pasien berpikir, “Aku akan mati” dan menyerah sepenuhnya. Sama halnya dengan seorang pasien penderita hipertensi parah yang yakin bahwa ia memiliki tekanan darah rendah akan mengalami gejala yang lebih sedikit berkurang.

Pada saat ini, konsep bahwa segala fenomena ini sangat terkait dengan gen kita masih berada dalam tahap hipotesis, namun banyak bukti tak langsung yang mendukung hal ini. Dengan penelitian yang berkelanjutan, saya percaya bahwa dalam waktu dekat, efek dari psikologis pada gen kita akan dapat dijelaskan.
Namun, kita tidak boleh hanya berpangku tangan menunggu hingga hari itu tiba. Jika pengetahuan dapat memberikan kontribusi pada kehidupan yang lebih baik, kita harus memanfatkan hal itu sekarang. Dengan berpegang pada tujuan inilah, saya ingin berbagi dengan Anda informasi-informasi yang berguna dan menarik yang telah saya pelajari dari hasil penelitian saya tentang gen.

KEAJAIBAN KODE GENETIK

Selain menyebabkan pembelahan sel dan mentrasmisikan sifat-sifat dari orang tua ke anak, gen bekerja tanpa henti pada tingkatan  yang jauh lebih langsung. Contohnya, kita tidak akan dapat berbicara tanpa berfungsinya gen kita, yang memainkan peran penting dalam menyaring informasi linguistik dari otak. Perantaraan gen diperlukan untuk mengangkat benda-benda, memainkan piano, atau mengerjakan segala aktivitas lainnya. Bukti bahwa kita tidak berubah menjadi sapi saat kita memakan daging sapi juga diakibatkan oleh gen. Gen terlibat langsung dalam proses-proses kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan apa yang dibayangkan oleh kebanyakan orang.

Satu aspek lain yang mengagumkan adalah, walaupun gen sama-sama memiliki prinsip cara kerja yang umum, adanya kemungkinan kombinasi yang tak terhingga memastikan tidak akan pernah ada dua makhluk yang sama persis. Untuk setiap satu orang anak, terdapat tujuh puluh triliun kombinasi gen yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, perkawinan antara seorang wanita cantik dan seorang lelaki pintar tidak menjamin akan lahirnya seorang jenius yang tampan. Seorang aktris cantik pernah dikabarkan melamar George Bernard Shaw karena sang aktris menginginkan seorang anak yang memiliki kecantikannya dan kecerdasan sang lelaki. Penulis sandiwara yang terkenal dengan lelucon-leluconnya yang mengandung sarkasme itu menjawab, “Dan bagaimana jika kita memiliki anak dengan otak seperti Anda dan wajah seperti saya?”.

Anda juga dapat melihat fakta ini dari perspektif berikut : Anda ada di dunia ini karena kebetulan Anda terpilih dari tujuh puluh triliun kemungkinan yang berbeda. Itu menunjukan betapa istimewanya Anda.
Namun, ada sebuah potongan teka teki lain yang menggelitik para ilmuwan seperti saya. Siapakah yang pada awalnya menuliskan kode luar biasa ini? Umat manusia tentunya tidak dapat menciptakan kode genetik ini, namun apakah ini berarti bahwa kode genetik terjadi secara spontan begitu saja? Toh bahan baku yang diperlukan untuk membentuk kehidupan banyak terdapat dalam dunia.

Menurut pendapat saya, kehidupan tidak mungkin merupakan hasil dari kebetulan saja. Jika hal ini benar, sebuah mobil seharusnya dapat merakit dirinya sendiri secara spontan asalkan selurh onderdilnya yang diperlukan telah terkumpul di satu tempat. Kita tahu bahwa hal ini tidak pernah terjadi.


“Suatu kuasa yang lebih besar tentunya ada di belakang semua ini, sebuah kekuatan yang berada di luar pemahaman manusia”
Selama lebih dari sepuluh tahun, saya telah menyebutnya sebagai “sesuatu yang Agung”. Saya tidak tahu pasti hal apakah sesungguhnya itu, namun tanpanya, kehidupan yang berjalan dengan mulus berdasarkan sebuah cetak biru yang luar biasa luas yang dipadatkan kedalam sebuah sel mungil ini tidak akan dapat tercipta.

Kemajuan-kemajuan penting telah berhasil diciptakan dalam bidang ilmu kehidupan sehingga kita dapat mengungkap misteri-misteri dalam hidup, satu demi satu. Namun, meskipun seluruh tim penerima hadiah Nobel bekerja sama, mereka masih tidak akan dapat menciptkan satu buah bakteri pun. Menciptakan kehidupan dari awal adalah sesuatu diluar kemampuan kita. Walaupun ada kemajuan teknologi yang luar biasa, kita tidak boleh lupa bahwa kehidupan kita merupakan anugerah dari kekuatan alam yang sungguh hebat. Banyak orang yang beranggapan bahwa “membuat bayi” itu mudah, namun ini adalah cara arogan dalam berpikir. Satu-satunya peran yang kita jalankan hanyalah menciptakan kesempatan bagi sebuah kehidupan untuk dilahirkan, dan setelah lahir, memberi kehidupan tersebut nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh. Anak-anak tumbuh alami sesuai dengan prinsip-prinsip kehidupan yang telah tersusun dengan sangat mendetail.

MENGENAI KLONING

Sebagai tanggapan dari sebagian orang yang mungkin bertanya, “Bagaimana dengan kloning?” Teknologi genetik telah mencapai titik dimana kita dapat menciptakan duplikat yang sama dari hewan-hewan tingkat tinggi. Kita telah menghasilkan klon domba dan monyet, dan embrio manusia telah berhasil diduplikasi dalam laboratorium. Kelahiran Dolly, domba hasil kloning yang pertama, memamng sebuah kejadian penting. Dolly direproduksi tanpa bantuan domba jantan, dari sbuah kelenjar susu, bukan dari sel reproduksi, yang diambil secara acak dari seekor domba dewasa. Hingga saat itu, proses ini dinggap sebagai hal yang tidak mungkin. Seiring tumbuhnya dewasanya hasil-hasil kloning itu, kita dapat melihat bahwa mereka terus diliputi masalah-masalah kesehatan yang menjadikan usia mereka pendek, tetapi mereka tetaplah duplikat genetik dari hewan yang asli.

Apakah arti dari keberhasilan mengkloning hewan tingkat tinggi bagi kehidupan ? kesuksesan ini berarti, secara teori, sebuah duplikat genetik dari seorang manusia dapat dihasilkan dari sel apapun yang diambil dari tubuh seseorang. Contohnya, sebuah sel dari Shiego Nagashima, seorang pemain dan pelatih bisbol terkenal dari jepang, dapat digunakan untuk menciptakan lebih dari satu individu dengan fisik yang sama persis.

Umumnya, sel telur yang  telah dibuahi memiliki kemampuan untuk menjadi seorang individu. Hal ini berarti bahwa pembelahan sel akan menghasilkan sebuah organisme yang independen. Sama halnya, satu buah sel yang diambil dari daun manapun dari sebuah tumbuhan dapat berubah menjadi bagian yang lain, itulah sebabnya sebuah potongan tanaman yang diletakkan di tanah akan tumbuh menjadi sebuah tanaman. Namun, tidak seperti tumbuhan, sel telur hewan yang  telah dibuahi kehilangan kemampuan ini pada tahap awal pembelahan sel. Oleh karena itu, sebelumnya pernah diasumsikan bahwa organisme-organisme rendag seperti katak dapat dikloning, namun pengkloningan mamalia tidak akan pernah mungkin terjadi. Para ilmuwan dulu berpendapat bahwa setelah sel mengalami diferensiasi, sel tersebut tidak akan pernah dapat kembali ke keadaan mereka semula. Kelahiran Dolly langsung menghancurkan asumsi ini.

Metode kloning Dolly
Dolly diciptakan dari sebuah sel kelenjar susu yang diambil dari seekor domba betina. Fungsi sel-sel kelenjar susu adalah untuk memproduksi susu, dan biasanya tidak dapat bekerja selain sesuai dengan fungsi tersebut. Dalam proses ini, nukleus dari sel tersebut yang mengandung DNA dipisahkan, diletakkan dalam sel telur seekor domba betina lainnya, dan ditanam dalam seekor ibu domba pengganti. Dengan menerapkan stimulus-stimulus eksternal seperti kejutan listrik pada sel telur yang dibuahi itu, para ahli berhasil memulihkan kemampuan sel itu untuk mengalami pembelahan sel berulang seperti halnya sel telur yang telah dibuahi.

Seekor katak kloning atau tikus kloning mungkin tidak akan terlalu mengagetkan kita, tetapi suksesnya pengkloningan seekor domba menunjukkan adanya potensi untuk menerapkan teknologi ini pada manusia. Dalam kasus manusia, kloning membuat kita dapat menghasilkan seorang anak dari gen milik dua orang lelaki. Ini juga berarti seorang wanita karier yang tidak ingin repot dengan kehamilan masih dapat memiliki anaknya sendri. Dari segi teknologi, sekarang ini semua telah berada dalam jangkauan kita.

Negara-negara seperti Inggris, Jerman, dan Denmark telah meramalkan kemungkinan ini dari awal dan menetapkan undang-undang yang melarang diterapkannya teknologi kloning pada manusia. Banyak negara lain yang menolak mendanai riset pengkloningan manusia. Keinginan untuk menerapkan pembatasan ini bisa dimaklumi karena begitu teknologi seperti itu ditemukan, akan sulit mengendalikannya. Akan selalu ada kemungkinan seseorang lain yang memiliki teknologi itu akan memenuhi permintaan ini, tanpa peduli apakah ada hukum yang melarang maupun besarnya biaya yang diperlukan.

Pada saat yang sama, perdebatan mengenai kloning dipenuhi dengan kesalahan informasi. Walaupun seekor klon katak tampak seperti adanya -yaitu sebuah duplikat yang persis sama- bahkan jika kita mampu dengan sukses menciptakan seorang klon dari gen manusia, anak yang dihasilkan tidak akan menjadi sebuah replika yang persis sama. Contohnya, Adolf Hitler tumbuh menjadi sosok seperti dirinya karena ia dibesarkan dalam suatu lingkungan dan periode waktu yang  spesifik. Jika ia dilahirkan pada waktu dan tempat yang berbeda, tentunya ia akan memiliki kehidupan yang sangat berbeda. Walaupun identik secara fisik, seorang klon Hitler akan tumbuh dengan memiliki kepribadian yang sama sekali berbeda.

AKTIFKAN GEN-GEN BERMANFAAT MELALUI “PEMIKIRAN GENETIK” (GENETIC MIND)

Di Jepang terdapat sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa “Penyakit datang dari pikiran”. Dengan kata lain, cara berpikir kita dapat menyebabkan kita sakit, atau sebaliknya, membantu kita memulihkan diri. Saya percaya bahwa disinilah persisnya gen ikut campur tangan.
Apa yang kita pikirkan mempengaruhi cara kerja gen kita, dan hal ini dapat membawa penyakit maupun kesehatan. Beberapa ilmuwan bahkan percaya bahwa gen kita dan cara mereka berfungsi menentukan apakah kita menjalani kehidupan yang bahagia. Hal ini tidak berarti bahwa kebahagiaan manusia ditentukan secara genetik saat lahir.
“Gen yang mengatur kebahagian pastilah tersimpan didalam setiap orang”
Gen-gen tersebut hanya menunggu untuk dinyalakan. Yang harus kita lakukan adalah mengaktifkan mereka dan mengatur kerja mereka agar bermanfaat bagi hidup kita.

Sejauh yang kita ketahui, hanya sekitar 5 hingga 10 persen dari gen kita yang sebenarnya bekerja; apa yang dilakukan oleh sisanya masih belum diketahui. Dengan kata lain, sepertinya mayoritas gen kita tidak aktif. Fakta bahwa keadaan psikologis kita dapat mengubah cara kerja gen mungkin sebenarnya disebabkan oleh begitu banyaknya gen yang dorman. Sebagian gen yang belum kita pahami itu mungkin bereaksi kuat terhadap kondisi mental kita.

Lalu, bagaimanakah cara membuat gen kita bekerja sehingga menyebabkan kita bahagia? Jawabannya adalah :
 “Dengan menjalani setiap hari semaksimal mungkin dengan sikap yang positif.”
Hipotesis saya adalah bahwa pendekatan penuh antusiasme terhadap hidup akan membawa kesuksesan dan mengaktifkan gen-gen yang membuat kita mengalami kebahagian. Hidup akan berjalan dengan lancar bila kita mempertahankan sikap positif yang penuh antusiasme dan vitalitas.

Saya menyebut hal ini “HIDUP DENGAN GEN YANG MENYALA”, atau “PEMIKIRAN GENETIK”. Keadaan mental seperti ini mengaktifkan gen-gen baik dan menonaktifkan gen-gen buruk. Bagaimana cara kerja tepatnya belum dapat dipahami sepenuhnya, namun konsep populer “BERPIKIR POSITIF” mungkin berkaitan dengan prinsip ini. Banyak orang yang telah mengubah perjalanan sejarah menunjukkan sikap yang positif.

Saya juga melihat banyak ilmuwan Jepang yang kurang produktif di Jepang tiba-tiba berkembang mencapai berbagai hal yang mengagumkan setelah pindah ke Amerka Serikat. Dalam hal ini, perubahan lingkungan sepertinya telah mengaktifkan gen-gen baik mereka. Sama seperti mereka, saya juga mendapatkan kepercayaan diri dan mengembangkan dasar-dasar saya sebagi seorang ilmuwan ketika saya pindah ke Amerika Serikat pada tahun-tahun pertama dalam karier saya biokimia. Disana saya berubah dari seorang biasa-biasa saja yang tak dikenal menjadi seorang ilmuwan yang sukses.

Tentu saja, dengan pindah ke negara baru tidak benar-benar mengubah gen seseorang, dan sebagian orang akan bersikeras bahwa perubahan itu hanya disebabkan oleh lingkungan baru. Namun, lingkungan baru dapat memicu tombol yang menyalakan gen-gen dorman (tidak aktif). Amerika serikat adalah sebuah negara tempat seorang penyendiri dapat menjadi makmur. Sama seperti yang terjadi pada pitcher  Jepang Hideo Nomo, kepergian ke Amerika telah mengaktifkan gen-gen banyak orang Jepang yang tidak “betah” di tanah air mereka. Dengan membawa sikap positif dalam bekerja di lingkungan yang baru, mereka mulai membuahkan hasil. Dan saat hasil mulai terlihat, prestasi mereka pun mulai dikenali dan mereka menerima dukungan yang positif. Hal yang sebaliknya juga terjadi. Para ilmuwan yang menganggap diri mereka gagal memiliki hasil kerja yang buruk. Mau tidak mau saya merasa bahwa gen-gen hanya menunggu untuk diaktifkan.

Saat ini banyak orang yang sepertinya memiliki pendekatan yang negatif terhadap hidup. Dilihat dari segi gen mereka, hal ini sungguh merusak. Ungkapan pemikiran seperti “Saya tidak boleh terlalu banyak makan”, “Saya tidak boleh terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras”, “Saya harus berhenti merokok”, “Saya harus mengurangi konsumsi garam”, “Saya harus mengurangi berat badan”, dan “Saya harus makan lebih baik” adalah contoh-contoh pikiran yang tidak mempan untuk mengaktifkan gen-gen bermanfaat.

Dengan kata lain, walaupun pernyataan-pernyataan diatas akurat secara statistik, namun dengan mempercayai bahwa semua itu berlaku pada diri kita secara pribadi, dapat menyebabkan stress yang tidak perlu, yang kemudian  mengakibatkan dampak negatif pada gen kita.

Kita tidak tahu apakah pendapat-pendapat yang saya sebutkan diatas dapat diterapkan bagi setiap orang. Contohnya, tidak ada bukti yang pasti rasio lemak dengan berat badan yang melebihi 25 persen buruk bagi semua orang. Walaupun merokok dituding sebagai penyebab kanker paru-paru, ada persentase yang cukup besar dari para perokok berat yang tidak mengidap penyakit tersebut. Dengan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana gen kita mempengaruhi, mungkin kita akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

Pada akhirnya, apa yang “baik untuk Anda” tergantung pada setiap individu. Hal ini mungkin terdengar ekstrem, namun jika Anda menyukai suatu jenis minuman, nikmati saja. Jika Anda mengidamkan suatu makan, makan saja. Selama hal itu tidak membuat Anda sakit, Anda dapat menikmatinya. Bahkan untuk dapat hidup dengan kanker adalah mungkin.

Yang penting adalah mematikan sebanyak mungkin gen-gen berbahaya dan mengaktifkan gen-gen yang membantu, membuat mereka bekerja bagi Anda. Kunci untuk melakukan hal ini adalah cara berpikir Anda. Saya menyebut sikap ini sebagai “PEMIKIRAN GENETIK” (GENETIC MIND), dan melalui riset dan pengalaman saya, saya percaya bahwa hal ini adalah cara yang efektif untuk mempengaruhi gen-gen dan memperbaiki hidup Anda.
________________________________________
KAZUO MURAKAMI


Selasa, 20 Oktober 2015

APA ITU BAHAGIA ?

Apakah yang terlintas dalam pikiran dan hati Anda untuk dapat menguraikan apakah definisi dari kata BAHAGIA.

Hanya sekedar kata tapi memiliki makna yang sangat mendalam. Terkadang kita terjebak sendiri dengan definisi kata ini, karena apa?. karena kita terjebak oleh hawa nafsu kita sendiri.

Lantas apakah definisi dari BAHAGIA?

Secara spesifik tentu akan sulit menguraikannya bukan sekedar ungkapan rasa senang,  tapi kita akan melihat dari segi yang lebih dalam dan sebenarnya sangat sederhana tetapi sulit untuk di praktekan.

Apakah kita selama ini merasakan bahwa BAHAGIA itu misalnya bila mendapatkan Rejeki besar atau kenaikan pangkat atau mempunyai pacar, mendapatkan calon istri atau dapat kendaraan baru dari kantor bahkan mendapatkan anak dsb.

Lalu kemana hilangnya rasa BAHAGIA itu bila misalnya setelah mendapatkan rejeki besar kita tertimpa musibah berat, tiba tiba diberhentikan dari pekerjaan atau putus dari pacar atau calon istri diambil orang atau kendaraan baru mengalami kecelakaan atau anak yang kita sayang dimbil oleh Sang Pemilik yaitu Allah SWT.

Tiba tiba rasa BAHAGIA itu lenyap seperti asap yang tertiup angin.......

Apakah kita pernah terpikirkan bahwa sesungguhnya seluruh rasa hati dan pikiran kita-lah yang telah terbelenggu oleh hawa nafsu diri. Disaat mendapatkan sesuatu yang baik hawa nafsu kita membangkitkan rasa sukacita bahkan terkadang kita lupa untuk bersyukur dan disaat kita mendapatkan musibah maka hawa nafsu kita akan membangkitkan kemarahan, protes diri, terkadang sampai protes dengan Sang Pemilik, Sang Pengasih dan Penyayang. Rob Semesta Alam.

Jadi bagaimana?

Ternyata kebahagiaan yang sebenarnya itu dapat dirasakan bila telah MENGABAIKAN PERASAAN BAHAGIA itu sendiri. Segala sesuatunya di Dunia in dipandang dengan sewajarnya, pasrah dan tawakal kepada Allah SWT. 

Memandang dengan kewajaran bahwa segala sesuatunya hidup di dunia adalah berpasangan seperti adanya Siang dan malam, Gelap dan Terang, Susah dan Senang, Sehat dan sakit, Untung dan rugi. dsb

Merasakan hal hal tersebut dengan kewajaran tanpa berlebih lebihan seperti merasakan sinar matahari pagi yang bermanfaat bagi kesehatan, merasakan gelapnya malam yang penuh kesejukan untuk beristirahat. 
Dan bila dirasakan panasnya  matahari itu di siang hari, kita tinggal berteduh di bawah sebuah pohon dan memandang pohon itu sendiri merasakan manfaat dari sinar matahari. 

Indah bukan ?

Tetapi Sangat sulit bila ingin dijalankan.

Ya sangat wajar, karena sangat sedikit sekali perbandingannya orang yang sebenarnya merasakan kebahagiaan hakiki seperti tersebut diatas apalagi di zaman sekarang yang katanya zaman mobilitas tinggi akan tetapi moralitas turun dan sesuatu yang mendasar yang menjadi fitrah telah dilupakan padahal "DIA" sangat dekat dengan urat leher di tubuh kita. Bila kita berusaha pasti kita akan tercerahkan.

Mengapa saya postkan artikel yang mungkin kurang bermanfaat ini karena selanjutnya pada hari hari ke depan akan saya postkan artikel artikel yang sangat bermanfaat mengenai penyembuhan diri sendiri (Self Healing), cara mengontrol kadar stress dengan mengakses alam bawah sadar demi ketenangan dan kesehatan yang pasti  berasal dari sumber sumber yang kompeten.

Mohon maaf yang sebesar besarnya bila artikel ini kurang berkenan, ini hanya sekedar curahan hati saya saja.

"Saling berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk diamalkan dan menambah wawasan"


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh